Pesan Buat Wanita, Akibat Ngomong Kasar ke Cowok, Seorang Wanita di Santet hingga Leher Penuh Luka

SobatBaca - Seorang wanita nampak terbaring lemah di atas lantai yang dialasi oleh karpet. Wanita yang mengenakan dress berwana hijau itu nampak menangis dan meronta-ronta kesakitan.


Dalam keterangan video yang diunggah oleh akun Tiktok @kenttangimuet diceritakan, jika wanita tersebut disantet oleh seorang pria berjaket cokelat yang duduk tak jauh dari lokasinya. Pria tersebut menyesal dan minta maaf atas perbuatan yang sudah dilakukannya.



Sementara si wanita masih meronta kesakitan dan menangis menahan rasa sakit akibat luka di leher dan lengan kirinya. Terlihat luka cukup besar berwarna merah terdapat di leher wanita itu.


Seorang ustadz mengenakan gamis dan peci putih nampak tengah mengobati wanita tersebut. Luka tersebut rupanya mengeluarkan bau tidak sedap hingga membuat orang-orang di sekitarnya mual dan kebauan.


"Bau banget," kata seorang pria di lokasi.

Ustadz yang tengah mengobati wanita itu pun menegur pria berjaket cokelat lantaran tega menyantet.


"Lihat kan apa yang kamu lakukan," kata pria bergamis putih itu kepada pria berjaket cokelat di depannya.

"Sumpah ya kelakuan lu lebih dari iblis, ngga manusiawi lu," timpal pria lain kepada pelaku santet.

"Ampun, maafin saya," kata pria itu sambil menangis.

Dalam keterangan video dijelaskan, jika wanita tersebut disantet oleh pria berjaket cokelat yang merasa sakit hati karena pernah dikatai dengan kata-kata kasar.


"Hati-hati buat para cewek. Jangan pernah ngomong kasar sama cowok ya," tulis keterangan dalam video itu.


Video tersebut viral di Tiktok hingga ditonton sebanyak 4,7 juta views dan mendapat 2.777 komentar dari para netizen.


Lihat videonya disini


Sumber: https://www.indozone.id/news/1xsXrQZ/gegara-ngomong-kasar-ke-cowok-seorang-wanita-disantet-hingga-leher-penuh-luka/read-all

Belum ada Komentar untuk "Pesan Buat Wanita, Akibat Ngomong Kasar ke Cowok, Seorang Wanita di Santet hingga Leher Penuh Luka"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel