Kisah Pilu DDS, Bayi 2 Tahun Penderita Gizi Buruk yang Sering Disulut Rokok dan Dipukuli Hingga Patah Tulang oleh Ayahnya Hanya karena Sering Menangis

 

Kisah Pilu DDS, Bayi 2 Tahun Penderita Gizi Buruk yang Sering Disulut Rokok dan Dipukuli Hingga Patah Tulang oleh Ayahnya Hanya karena Sering Menangis
Bram sendiri sudah mendekam di Markas Polsek Kupang Barat sejak Kamis (18/7/2019) malam.
Ditemui sejumlah wartawan di Mapolsek Kupang Barat, Jumat (19/7/2019), Bram mengaku ia mendengar kabar dari anaknya bahwa dirinya dicari polisi, sehingga selalu menghindar.
Bram pun kesal sehingga menuliskan kata-kata ancaman kepada polisi di sebuah papan dan ditempatkan di depan rumahnya.
Usai menulis ancaman itu, Bram kemudian melarikan diri ke rumah keluarganya.
Selain mengancam polisi, Bram mengaku menyulutkan api rokok ke mulut, wajah dan dahi anaknya.
Bram kesal karena anaknya kerap menangis dan rewel.
"Benar saya sering sulutkan api rokok ke mulut anak saya (korban) karena sering menangis," ujarnya.
Sebelumnya, aparat Kepolisian Resor Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), membekuk Abraham Sabneno, pelaku penganiayaan terhadap anaknya sendiri.
"(Abraham) ditangkap tadi malam sekitar pukul 19.00 Wita," kata Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson L Amalo kepada Kompas.com, Jumat (19/7/2019) pagi.
Menurut Amalo, Bram ditangkap di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Kamis (18/7/2019) malam.

Belum ada Komentar untuk "Kisah Pilu DDS, Bayi 2 Tahun Penderita Gizi Buruk yang Sering Disulut Rokok dan Dipukuli Hingga Patah Tulang oleh Ayahnya Hanya karena Sering Menangis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel