Masya Allah! Nenek Tua Penjual Rujak Madura ini Menolak Pemberian Uang Pembeli dan Memilih Uang Rejekinya Sendiri

 

Inspirasi bisa datang dari mana saja. Tidak peduli dari motivator sekelas Mario Teguh dan Andrie Wongso atau seorang nenek renta yang masih aktif bekerja di usia senjanya.


Trenyuh rasanya hati ini saat melihat seorang nenek yang sudah uzur tetap mati- matian berjualan Rujak Madura demi mendapatkan harta yang halal. Hati ini rasanya seperti tidak tega dan ingin mengajak nenek itu untuk menikmati masa tua saja. Apa daya, nenek itu lebih memilih untuk tetap berjualan. Baginya, itulah dunianya.


Jalan yang ia lalui penuh lika- liku. Jalannya tidak lagi tegap karena faktor usia dan juga tubuh yang tidak lagi kuat menopang lelah. Tapi fisik bukan lah alasan untuk menyerah. Hidup adalah perjuangan, dan mencari rejeki adalah salah satu yang patut diperjuangkan seumur hidup.


Setiap harinya, mbah tua ini berjualan mendorong grobak Rujak Maduranya tanpa mengenakan alas kaki. Seperti umumnya grobak berjualan yang didorong kesana kemari, grobak ini juga terlihat cukup berat. Untuk seorang lansia yang kekuatannya sudah mulai berkurang, tentu rasanya akan semakin berat. Meski demikian, ini tidak mengurangi semangat nenek berusia 74 tahun ini. Ia tetap semangat dan penuh tenaga agar gerobak pencari nafkahnya ini dapat berjalan sebagaimana mestinya.


Suatu hari, seorang netizen bernama Elang, yang merasa iba dengan nenek ini, mencoba untuk memberi uang kepada nenek ini tanpa membeli barang dagangannya. Ia memberi nenek uang Rp 50.000, dan ajaibnya beliau menolaknya karena tidak mau menerima bantuan atau pemberian yang diberikan percuma. Nenek itu menolaknya dengan sangat halus, “Maaf Nak.. ( dengan nada yang begitu halus ), saya tidak mengemis.”


Jawaban nenek itu membuat Elang merasa takjub sekaligus merasa tertampar. Ia merasa mendapatkan pelajaran berharga tentang semangat yang tak pernah tua dan arti sebuah perjuangan hidup. Meskipun sudah sangat tua, nenek itu tetap semangat bekerja dan tidak dengan mudah menerima bantuan dari orang lain. Bantuan tersebut seharusnya diberikan kepada orang- orang yang sudah tidak bisa bekerja dan yang benar- benar membutuhkannya.

Belum ada Komentar untuk "Masya Allah! Nenek Tua Penjual Rujak Madura ini Menolak Pemberian Uang Pembeli dan Memilih Uang Rejekinya Sendiri"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel