Nak Pulanglah, Ibu Kangen’, Kisah Seorang Ibu yang Hidup dari Upah Rp 1.000 Sekali Pijat


 Di usia yang tua, keinginan terbesar orang tua adalah dapat berkumpul dengan anak-anaknya.

Mengabiskan waktu tua bersama anak dan cucu adalah momen kebahagian orang tua sebelum menutup usia.

Namun sayang, kebahagian itu tak pernah dirasakan oleh seorang nenek di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang bernama Mbah Saminem.

Mbah Saminem yang tinggal seorang diri di sebuah bangunan rumah yang berlantaikan tanah dan di sanalah mbah Saminem tidur sehari-hari yang hanya beralaskan tikar.

Sungguh miris melihat kondisi mbah Saminem, di usia yang senja ini masih harus hidup dalam kegelapan di tengah negara yang bergeliat menuju maju.

Untuk mencukupi kebutuhan hidupanya, ia terpaksa mengharapkan uluran tangan dari tetangganya.

Dalam tayangan kanal Youtube Cak Budi Official yang diunggah pada Selasa (21/7/2020) itu, mbah Saminem mengatakan bahwa yang memberi makanan setiap hari adalah tetangga sebelah rumahnya.

Belum ada Komentar untuk "Nak Pulanglah, Ibu Kangen’, Kisah Seorang Ibu yang Hidup dari Upah Rp 1.000 Sekali Pijat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel