Sungguh Tega... Hanya Diupah Rp 1.000 Sekali Pijat, Mbah Saminem Tetap Semangat

 Di masa tua, biasanya banyak orang menginginkan bisa berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga.



Namun sayang, hal ini tak dirasakan oleh seorang nenek yang bernama Mbah Saminem.


Selama ini, nenek yang tinggal di Ponorogo ini hidup seorang diri dan berusaha mencukupi kebutuhan hidupnya meski kadang masih perlu uluran tangan dari tetangga.


Tinggal Seorang Diri


mansir dari channel YouTube Cak Budi Official, Mbah Saminem mengaku ia selama ini hidup sebatang kara.


Anaknya sendiri tinggal terpisah dengan Mbah Saminem dan berada di Pare.




“Namung kula. Yuga kula wonten Pare (Hanya saya. Anak saya ada di Pare),” kata simbah.




Mbah Saminem sebenarnya memiliki tiga orang anak yang beberapa ada di Tulungagug dan Pare.






Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, nenek ini menjadi tukang pijit bahkan sampai ke desa tetangga.


Tak setiap hari, Mbah Saminem hanya memijat bila ada yang membutuhkan jasanya. Pilunya, beliau kadang hanya mendapat upah seribu saja.




“Nek disukani sok-sok yo sewu (Kalau dikasih kadang-kadang ya seribu),” ujar Mbah Saminem.




Semoga Mbah Saminem lekas bertemu dan berkumpul lagi dengan anak dan cucunya ya.

Belum ada Komentar untuk "Sungguh Tega... Hanya Diupah Rp 1.000 Sekali Pijat, Mbah Saminem Tetap Semangat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel