anak muntahber Jalan kaki 1,5 km, ibu Ini Ditolak Puskesmas karna miskin hingga bayi nya Meninggal

Detik Info-Telapak tangan kanan Emiti, perempuan 32 tahun, terus mengusap kedua matanya. Ia tak mampu menahan 
Foto saat pemakaman

kesedihan yang mendalam saat berada di makam anak kelimanya, almarhumah Icha Selfia, bayi berusia 7 bulan.

Bayi mungil warga Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah itu, meninggal dunia.

Ironisnya, bayi mungil itu nyawanya tak tertolong karena tidak mendapatkan penanganan medis dari puskesmas 

setempat. Sang bayi ditolak dengan alasan kelengkapan administrasi.Emiti mengatakan, anak terakhirnya itu mulai merasakan sakit sejak Jumat malam. 

Icha mengalami gejala muntah dan berak (muntaber) secara terus-menerus. Malam itu, ia pun langsung membawa sang bayi ke tukang urut yang berada tak jauh dari kediamannya.

Berjalan Kaki 1,5 Km Keesokan harinya, sekitar pukul 10.00 WIB, dia jalan kaki membawa anaknya ke puskesmas yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari 

rumahnya. Tapi bukannya mendapat penanganan, sampai puskesmas dia malah ditelantarkan. Saya tidak dilayani sama sekali di sana. Padahal saat itu ada tiga petugas puskesmas," tutur Emiti.

Namun, sesampai di puskesmas malah diabaikan. "Hampir setengah jam saya berdiri seperti patung kuda," beber dia.

Merasa tak akan mendapat penanganan, dia pun akhirnya pulang. Emiti sempat mampir ke bidan di dekat rumahnya, tapi yang bersangkutan tidak ada.
Keesokan harinya, Minggu, 10 Desember sekitar 

pukul 10 Icha meninggal dunia. Nyawa bayi malang itu, tak bisa diselamatkan karena lambatnya penanganan.

Dinkes, kata dia, langsung memanggil Kepala Puskesmas Sidamulya untuk mengklarifikasi serta menjelaskan sebenarnya apa yang terjadi.

"Sudah saya panggil Kepala Puskesmasnya. Saalt ini masih kita lakukan klarifikasi dulu. Hasilnya nanti segera kita sampaikan," ujarnya


Belum ada Komentar untuk "anak muntahber Jalan kaki 1,5 km, ibu Ini Ditolak Puskesmas karna miskin hingga bayi nya Meninggal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel