Kasihan, kakek ini hanya bisa tertunduk lesu akibat segerombolan remaja nakal mengambil uang dan tempe jualannya


 Kasihan, kakek ini hanya bisa tertunduk lesu akibat segerombolan remaja nakal mengambil uang dan tempe jualannya


Kakek penjual tempe yang sering disapa Lelek Tempe ini duduk dengan lesu di dinding bangunan pinggir jalan, sambil berjualan tempe dengan sepeda.


Namun, ternyata Lelek Tempe yang mengenakan kemeja cerah dan celana hitam itu duduk karena baru saja mengalami pengalaman yang menyedihkan. Bagaimana tidak, segerombolan remaja nakal hanya menipunya dengan mengambil uang dan sebagian tempe yang dijualnya.


Diketahui, Lelek Tempe biasa dijual mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB di kawasan Sekojo, dekat Masjid Baitul Mukminin, Sumatera Selatan.


Lelek Tempe yang tak lagi berdaya menghadapi sekelompok remaja, hanya bisa diam dan pasrah.


“15 tempe harganya @ Rp 6.000. Ditunggu sehari, dua hari, tidak muncul sampai sekarang. Di mana bocah ini,” ucapnya.


Meski begitu, sang kakek mengaku sudah menyerah dan enggan melapor ke pihak berwajib.


“Ketulusan. Belum ada sebulan, dua bulan, jadi biarkan saja. Jangan (lapor ke polisi). Kalau belum menghubungkan pikiran. Pikiran masih anak-anak. Belum bisa . Biarkan saja, "jelasnya.


 Meski usianya sudah cukup tua, tempe lelek ini tetap semangat dan setia mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dengan berjualan tempe keliling.


Terlihat di video tempat kediaman sang kakek terbilang sederhana. Ia tinggal di sebuah rumah sederhana berukuran 1,5 x 2,5 meter.


Kediaman kakek tidak dilengkapi dengan toilet. Setiap hari, dia naik masjid di depan rumahnya. Saat hendak dibantu membuat area WC, lelaki tua itu menolak karena tidak ingin mengganggu orang.


"Anda tidak perlu repot," katanya.


Lelek Tempe juga dikenal berprofesi sebagai penjual tempe yang sudah melanglang buana selama puluhan tahun. Beragam komentar memenuhi postingan kakek Tomir.


“Ya ampun salut. Meski susah, dia tidak mau merepotkan orang. Buat dia baik-baik saja, bikin hari tuanya bahagia, dan balaslah kebaikannya. Itu gawat banget,” komentar AyuShopii.


“Kamu baik-baik saja Mbah. Semoga rezeki kamu lebih melimpah,” jawab Gekayuk.


“Surga lah jawabannya, InsyaAllah mbah. Aamiin,” harap Els_2390.


Meski sempat kesulitan karena penjualannya merugi, namun Tempe Lelek ini tetap bisa memaafkan perbuatan tercela tersebut. Mudah-mudahan nanti dia akan diberi pahala dengan lebih banyak rezeki. Amin.

Belum ada Komentar untuk "Kasihan, kakek ini hanya bisa tertunduk lesu akibat segerombolan remaja nakal mengambil uang dan tempe jualannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel