Kondisi Sakit Masih Dibawa Mengemis, Balita ini Akhirnya Meninggal Dunia




Mengemis seolah menjadi ‘profesi’ baru di Tanah Air. Kerjanya yang tidak begitu menguras tenaga, cukup berkeliling di lampu merah serta hasil yang didapat lumayan besar, membuat profesi ini semakin diminati masyarakat.

Bahkan tak jarang, beberapa dari mereka melibatkan sang anak yang masih kecil untuk mengundang rasa iba para pengguna jalan raya.

Pun demikian dengan yang dilakukan Nur Astuti Anjaya (32). Selama mengemis di Kota Bekasi, dia selalu membawa anaknya yang masih balita berusia dua tahun, tanpa perduli panas maupun hujan.

Ketika sang anak sakit pun, dia tetap nekat membawanya mengemis di jalanan. Sampai akhirnya, pada Kamis (26/11/2020), balita malang itu menghembuskan nafas terakhir.

atas kejadian ini, Nur Astuti beserta suaminya, Imar bin Yahya (58) ditahan pihak kepolisian. Namun belakangan, keduanya telah dipulangkan ke rumah mereka di Kelurahan Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, karena belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dilakukan oleh orangtua korban, melansir today.line.me.

“Iya nggak kita tahan, karena nggak ada tanda-tanda kekerasan. Namun kami menunggu perkembangan selanjutnya. Mungkin ada petunjuk-petunjuk lain,” kata Kapolsek Bantargebang, Kompol Alam Nur.


Sementara itu, berdasarkan pengakuan ibu balita, anaknya yang sudah sakit empat hari sempat ingin dibawa berobat dengan meminta bantuan tetangga. Namun karena lingkungan tempat tinggalnya yang juga berlatar belakang ekonomi sama, maka permintaannya tidak digubris.

“Keterangan dari ibunya karena tinggal di lingkungan yang begitu (ga sehat dan pas-pasan) jadi ga ada tetangga yang respons,” ungkap Kapolsek.

Belum ada Komentar untuk "Kondisi Sakit Masih Dibawa Mengemis, Balita ini Akhirnya Meninggal Dunia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel