Miris, Seorang Istri Dianiaya Suaminya karena Tidak Pandai Memasak

 


gambar ilustrasi

Seorang istri berinisial SM (17) mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) karena dianiaya oleh suaminya sendiri AA (37). Alasan dibalik penganiayaan tersebut hanya karena sang Istri tidak pandai memasak.

AA yang bekerja sebagai tukang roti berhasil ditangkap dan telah melakukan pemeriksaan. Penangkapan terjadi setelah adanya laporan dari keluarga korban yang berdomisili di Rangkasbitung, Banten.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku bahwa merasa kecewa kepada sang Istri karena usai tiga tahun menikah masih juga tidak bisa memasak.

Kompol Nundun Radiaman, Kapolsek Parung Panjang menjelaskan memang benar bahwa pelaku begitu emosi karena istrinya tidak bisa memasak. Alasan itulah yang membuat AA tega membenturkan kepala sang Istri ke dinding.

Kabar penganiayaan ini memang membuat hati terasa iba, apalagi SM pun telah dilarang untuk tidak boleh keluar dari rumah kontrakannya di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketika AA sedang bekerja, sang Istri disekap di kamar utama yang dilengkapi dengan toilet. Penganiayaan yang dilakukan oleh AA pun sering terjadi karena berbagai alasan sepele, termasuk karena istrinya tidak bisa masak.

Kehidupan SM mendadak berubah dan terus menjadi korban kekerasan usai menikah dengan AA. Ini bermula ketika SM yang dulu berusia 13 tahun harus menikah dengan AA walau jarak usia di antara mereka cukup jauh, yakni sekitar 20 tahun.

Keduanya menikah secara siri, SM lalu tinggal di rumah kontrakan AA dan belum memiliki anak hingga saat ini.

Atas tindak kejahatan yang dilakukan oleh AA kepada istrinya, maka pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP ayat 1 tentang tindak pidana penganiayaan.

Belum ada Komentar untuk "Miris, Seorang Istri Dianiaya Suaminya karena Tidak Pandai Memasak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel