Kisah Abah Sarji berusia 102 tahun tinggal di kuburan,alasannya demi menebus dosa.

  

 Pria berusia 102 tahun ini rela tidur di kuburan meski memiliki rumah. Abah Sarji memiliki alasan khusus mengapa dirinya tinggal di sana. Bahkan, Abah Sarji juga terus melakukan dzikir setiap saat tanpa kenal lelah.

Abah Sarji melakukan cara yang berbeda dalam menebus dosa di masa lalu. Dia memilih menghabiskan waktunya dalam gubuk kecil di kuburan. Selain untuk menebus dosa, Abah juga ingin lebih dekat dengan Allah SWT.

Abah Sarji lantas menjauhi segala aktivitas dan hal-hal negatif. Abah tinggal sendirian di dalam gubuk kayu tersebut. Istri dan keluarga tinggal di rumah lain yang tak jauh dari gubuk. Warga setempat juga telah berencana akan memindahkan Abah Sarji ke tempat yang lebih layak.

Tinggal di gubuk tak lantas membuat Abah selalu bersantai. Abah Sarji diketahui jarang tidur di malam hari.


Karena setiap malam Abah selalu berdzikir. Tak hanya malam hari, Abah juga melakukannya pada pagi dan siang hari.

Sudah merasakan manis, asam dan manis kehidupan, Abah memberikan pesan kepada para generasi muda. Dia berpesan agar anak-anak muda untuk cepat sadar dan takut kepada Allah SWT.

Abah juga mengingatkan jika manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah. Semua orang juga nantinya akan meninggal dunia, sehingga jauh lebih baik kalian untuk cepat sadar.

Belum ada Komentar untuk "Kisah Abah Sarji berusia 102 tahun tinggal di kuburan,alasannya demi menebus dosa."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel