Mengejutkan! UAS Ungkap Rahasia di Balik Kegigihan Israel yang Ingin Runtuhkan Masjid Al-Aqsa di Palestina


 Ustaz Abdul Somad alias UAS mengungkapkan fakta kenapa Israel ingin meruntuhkan Masjid Al-Aqsa. /Kolase foto dari Instagram @@ustadzabdulsomad_official dan aatventure.news

Ustaz Abdul Somad alias UAS mengungkapkan rahasia dibalik kegigihan kaum Yahudi Israel untuk merebut Masjid Al Aqsa dari kaum Muslim di Palestina.

Bahkan menurut UAS, setelah merebutnya, kaum Yahudi Israel berencana untuk meruntuhkan Masjid Al Aqsa.

Seperti yang diketahui, Polisi Israel beberapa waktu yang lalu menyerang umat Muslim Palestina dengan tembakan peluru karet dan granat kejut saat sedang melakukan salat Tarawih di komplek Masjid Al Aqsa.

UAS pun mengungkapkan fakta mengejutkan berkaitan dengan keberadaan Temple of King Solomon yang dipercayai kaum Yahudi Israel.

Orang tentu heran, kata UAS, apa yang Israel kejar ke Palestina. Andai menurutnya, mereka (kaum Yahudi Israel) merebut Iraq itu masuk akal karena banyak sumur-sumur minyak.

Andai Israel mau ekspansi ke Kuwait pun masih masuk akal, sambung UAS, karena banyak sumber-sumber minyak.

"Lalu kenapa kembali ke Palestina, ada apa? Hanya tanah yang tandus dan kering kerontang," kata UAS 

UAS mengatakan, kaum Yahudi Israel ternyata berkeyakinan bahwa akan turun messiah (dajjal) yang mereka anggap sebagai juru selamat yang dijanjikan tuhan.

UAS menjelaskan bahwa menurut kepercayaan mereka, messiah akan turun dengan syarat orang-orang Yahudi mesti kembali ke negeri yang dijanjikan tuhan mereka, yakni Palestina yang di dalamnya terdapat Masjid Al Aqsa.

"Messiah sedang menunggu dan melihat ke bawah, kalau dia tengok di bawah masih banyak gurun pasir, dia tidak mau turun, dia ingin melihat hijau. Kalau sudah dibentang karpet hijau baru dia turun ke bawah," ungkapnya.

"Yang dimaksud dengan hijau itu adalah ditanami tanaman-tanaman hijau dan ketika Israel masuk ke Palestina, mereka ambil tanah Itu lalu mereka hancurkan rumah orang Islam. Mereka buat tembok panjang, penjara terbesar dan terpanjang di dunia adalah Palestina," sambungnya.

"Mereka kurung orang palestina, mereka buat tembok beton tinggi yang panjangnya 700 km lebih, bayangkan umat Islam terisolir," kata UAS menambahkan.

UAS pun mengingatkan kepada umat Muslim di Indonesia agar jangan menganggap permasalahan di Palestina bukan umat Muslim di Indonesia.

"Jangan sampai mengatakan, 'Ini kan masalah politik, Indonesia ya Indonesia, Palestina ya Palestina'. Antum tidak mengerti masalah dunia, Palestina adalah masalah umat Islam. Kenapa tidak yakin?" ucapnya.

"Yahudi ajarannya dibuat-buat, ajarannya mitos tapi mereka punya keyakinan yang luar biasa, mereka rebut Palestina, mereka kuasai, dan mereka hancurkan negeri musuh atas dasar apa? Keyakinan bahwa messiah akan datang," sambung UAS.

Mereka, ujar UAS, juga meyakini bahwa ada Temple of King Solomon di Palestina yang merupakan lambang kekuatan sehingga sangat berguna dalam situasi terkini di dunia internasional.

"Menurut kepercayaan mereka King Solomon itu punya temple atau kuil dan letaknya pas di bawah Masjid Al Aqsa apa maknanya?," tanya UAS.

"Mereka mengeruk setiap hari, bulldozer, traktor, eksavator digunakan untuk terus mengeruk sekeliling Masjid Al Aqsa," sambungnya.

Maka dari itu, kata UAS, kaum Yahudi Israel ingin meruntuhkan Masjid Al.Aqsa karena percaya Temple of King Solomon ada di bawah Masjid Al-Aqsa.

"Akan mereka naikkan. Artinya apa, mereka ingin menghancurkan Masjid Al Aqsa berkeping-keping sampai akhirnya disitulah nanti muncul kemarahan umat Islam," ungkapnya.

Kemudian pada akhirnya, sambung UAS, messiah akan turun sebagai juru selamat menurut kepercayaan kaum Yahudi Israel.

menambahkan.

"Yang terakhir akan turun messiah, kapan itu terjadi? Ketika terjadi perang besar. Sebetulnya dalam agama Islam sudah dituliskan yang dimaksud dengan messiah itu siapa," ucapnya.

UAS mengatakan, kata Imam Al Hafiz Ibnu Hajar Asqalani, yang dimaksud dengan yang dinanti-nanti mereka itu adalah Dajjal. Dajjal itulah sesungguhnya, kata UAS, yang sedang mereka nanti.

"Ada 70 ribu Yahudi yang akan berada di belakang Dajjal ketika dia turun nanti," ungkapnya.

"Kita menantikan kedatangannya, dia pun juga menantikan akan kedatangannya, bedanya apa? Mereka meyakininya dengan semangat, semangat mereka luar biasa," ucap UAS menambahkan.

"Mereka yakin Dajjal akan datang dan mereka katakan itulah pemimpin kami, itulah Tuhan kami padahal itu adalah jelmaan yang akan menghancurkan dunia," tutup UAS.

Belum ada Komentar untuk "Mengejutkan! UAS Ungkap Rahasia di Balik Kegigihan Israel yang Ingin Runtuhkan Masjid Al-Aqsa di Palestina"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel